Lakukan latihan jeda dengan intensitas tinggi (High Intensity Interval Training/HIIT). Ini berarti Anda memadukan gerakan berlari cepat (sprint) selama sesi kardio Anda selama 30 detik sampai 1 menit. Berikan diri Anda waktu 2 sampai 4 menit istirahat di antara sprint. Ingatlah untuk menyertakan 5 menit pemanasan dan pendinginan di mana Anda tetap pada latihan dengan intensitas ringan hingga sedang selama latihan.
Madu memang dikenal memiliki banyak khasiat untuk mencegah dan mengobati beberapa penyakit. Madu pun juga bisa dimanfaatkan sebagai cara menghilangkan lemak di perut. Madu mengandung zat yang akan membakar lemak tubuh secara tak langsung yaitu fruktosa. Sedangkan jahe, secara alami mampu menekan nafsu makan, sehingga Anda bisa mengurangi asupan makan dengan mudah karena merasa tidak terlalu lapar.
Claire Martin, pakar diet dari Oakland, California menyebutkan kepada Caloriebee bahwa tidak mungkin Anda turun berat badan tanpa olahraga dan diet seimbang. Namun, cuka apel ini menurutnya bisa menjadi suplemen efektif untuk pencernaan dan metabolisme Anda. Larutkan dua sendok teh apple cider vinegar dengan 235 ml air putih, dan minum sebelum sarapan serta setelah makan malam. Hindari mengonsumsinya untuk jangka panjang dan jangan lupa konsultasikan kepada dokter juga, ya!

Hal mudah lainnya yang bisa dilakukan adalah sit-up dan push-up. Namun tentu saja Anda harus melakukannya secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Lakukan 10 kali sit-up dan 10 kali push-up. Naikkan intensitas latihan setiap harinya. Hal ini akan membantu Anda menghilangkan lemak di perut dalam waktu yang singkat. Melakukan sit-up dan push-up di pagi hari, dapat bermanfaat untuk mengontrol nafsu makan karena dapat menyebabkan efek mudah kenyang.
Berkurangnya lemak tubuh keseluruhan dapat membantu meningkatkan kesehatan. Walaupun ada beberapa jenis lemak tubuh yang penting untuk fungsi tubuh yang sehat, lemak berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan serius. Terlalu banyak lemak dalam tubuh dikaitkan dengan banyak kondisi kesehatan, seperti apnea tidur, tekanan darah tinggi, atau penyakit jantung dan pengerasan arteri.[1] Anda dapat mengurangi lemak tubuh keseluruhan dengan aman dan menurunkan risiko masalah kesehatan tertentu melalui perubahan pola makan, gaya hidup, dan olahraga.
Sayur-sayuran dan buah-buahan adalah makanan rendah lemak dengan sedikit kandungan kalori dan tinggi serat. Kandungan serta yang tinggi ini akan membantu mengikat air sehingga pencernaan dapat berlangsung lebih baik agar dapat melarutkan lemak. Sebuah studi mengatakan bahwa mengonsumsi 14 gram serat setiap harinya dapat menurunkan asupan kalori sebesar 10 persen dan mengurangi 4 persen lemak di perut.
Ingatlah bahwa tidak semua lemak sama. Lemak perut yang disimpan di sekitar organ Anda disebut lemak visceral, dan lemak tersebut meningkatkan kemungkinan Anda menderita diabetes, penyakit jantung, dan kanker. Jika Anda menyimpan lemak pada paha Anda, bokong, dan lengan, para ilmuwan yakin hal itu lebih sehat bagi Anda daripada berperut buncit. [4]
Pola makan bukan satu-satunya cara dalam menentukan berhasil atau tidaknya Anda menurunkan berat badan. Tetapi yang tak kalah penting adalah bergerak atau aktivitas fisik, serta olahraga secara rutin. Sebab, aktivitas yang membakar kalori seperti lari, bersepeda, berenang, atau apa pun yang membuat detak jantung Anda meningkat dapat membakar lemak secara efektif.

Merdeka.com - Memiliki perut ramping tanpa ada lemak yang bergelayut tentu saja merupakan dambaan setiap orang. Namun terkadang ada saja lemak yang tertimbun di peruk. Lemak di perut tentu saja terkadang membuat kita gerah. Kadang bikin nggak pd karena lemak di perut ini. Padahal pengen pakai baju press body, namun apa daya karena lemak di perut jadi bikin nggak pede. Akhirnya mending pakai baju kedodoran supaya lemak di perut tidak nampak.
×