Berolahraga selama 60-70 menit dalam sehari dan cukupi kebutuhan cairan tubuh. Selama berolahraga, lakukan pemanasan perlahan-lahan untuk meningkatkan laju denyut jantung secara bertahap seperti dengan joging pelan dan mempercepatnya perlahan-lahan. Setelah itu, berolahragalah dengan 2-3 latihan berbeda selama 60 menit untuk mempertahankan laju denyut jantung. Akhirnya, lakukan pendinginan selama 5 menit untuk menurunkan laju denyut jantung seperti dengan melambatkan joging menjadi berjalan.
Sayur-sayuran dan buah-buahan adalah makanan rendah lemak dengan sedikit kandungan kalori dan tinggi serat. Kandungan serta yang tinggi ini akan membantu mengikat air sehingga pencernaan dapat berlangsung lebih baik agar dapat melarutkan lemak. Sebuah studi mengatakan bahwa mengonsumsi 14 gram serat setiap harinya dapat menurunkan asupan kalori sebesar 10 persen dan mengurangi 4 persen lemak di perut.

Jangan mengharapkan penurunan berat badan yang sama. Anda akan kehilangan lemak beberapa sentimeter lebih banyak di perut Anda dalam 2 minggu pertama dibandingkan minggu-minggu berikutnya jika Anda tetap setia pada rutinitas penurunan berat badan. Jika kelebihan berat tubuh Anda setidaknya 6,8 kg dari berat badan ideal, Anda akan melihat hasil yang signifikan dalam 2 minggu pertama, dan sesudahnya pengurangan lemak pada bagian perut Anda akan lebih sulit. [3]
Hal mudah lainnya yang bisa dilakukan adalah sit-up dan push-up. Namun tentu saja Anda harus melakukannya secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Lakukan 10 kali sit-up dan 10 kali push-up. Naikkan intensitas latihan setiap harinya. Hal ini akan membantu Anda menghilangkan lemak di perut dalam waktu yang singkat. Melakukan sit-up dan push-up di pagi hari, dapat bermanfaat untuk mengontrol nafsu makan karena dapat menyebabkan efek mudah kenyang.
Cobalah mengikuti kelas latihan bagian tengah tubuh. Pilates, barre, kelas-kelas pembakaran lemak bagian tengah tubuh, dan beberapa jenis yoga memfokuskan diri pada membangun otot perut dan punggung Anda. Membangun otot-otot ini melalui latihan-latihan khusus, selain latihan angkat beban, akan membantu Anda membakar lebih banyak lemak setiap minggunya.

Cobalah mengikuti kelas latihan bagian tengah tubuh. Pilates, barre, kelas-kelas pembakaran lemak bagian tengah tubuh, dan beberapa jenis yoga memfokuskan diri pada membangun otot perut dan punggung Anda. Membangun otot-otot ini melalui latihan-latihan khusus, selain latihan angkat beban, akan membantu Anda membakar lebih banyak lemak setiap minggunya.


Merdeka.com - Memiliki perut ramping tanpa ada lemak yang bergelayut tentu saja merupakan dambaan setiap orang. Namun terkadang ada saja lemak yang tertimbun di peruk. Lemak di perut tentu saja terkadang membuat kita gerah. Kadang bikin nggak pd karena lemak di perut ini. Padahal pengen pakai baju press body, namun apa daya karena lemak di perut jadi bikin nggak pede. Akhirnya mending pakai baju kedodoran supaya lemak di perut tidak nampak.

×