Ingatlah bahwa tidak semua lemak sama. Lemak perut yang disimpan di sekitar organ Anda disebut lemak visceral, dan lemak tersebut meningkatkan kemungkinan Anda menderita diabetes, penyakit jantung, dan kanker. Jika Anda menyimpan lemak pada paha Anda, bokong, dan lengan, para ilmuwan yakin hal itu lebih sehat bagi Anda daripada berperut buncit. [4]
Lakukan latihan jeda dengan intensitas tinggi (High Intensity Interval Training/HIIT). Ini berarti Anda memadukan gerakan berlari cepat (sprint) selama sesi kardio Anda selama 30 detik sampai 1 menit. Berikan diri Anda waktu 2 sampai 4 menit istirahat di antara sprint. Ingatlah untuk menyertakan 5 menit pemanasan dan pendinginan di mana Anda tetap pada latihan dengan intensitas ringan hingga sedang selama latihan.
Berolahraga selama 60-70 menit dalam sehari dan cukupi kebutuhan cairan tubuh. Selama berolahraga, lakukan pemanasan perlahan-lahan untuk meningkatkan laju denyut jantung secara bertahap seperti dengan joging pelan dan mempercepatnya perlahan-lahan. Setelah itu, berolahragalah dengan 2-3 latihan berbeda selama 60 menit untuk mempertahankan laju denyut jantung. Akhirnya, lakukan pendinginan selama 5 menit untuk menurunkan laju denyut jantung seperti dengan melambatkan joging menjadi berjalan.
Sayur-sayuran dan buah-buahan adalah makanan rendah lemak dengan sedikit kandungan kalori dan tinggi serat. Kandungan serta yang tinggi ini akan membantu mengikat air sehingga pencernaan dapat berlangsung lebih baik agar dapat melarutkan lemak. Sebuah studi mengatakan bahwa mengonsumsi 14 gram serat setiap harinya dapat menurunkan asupan kalori sebesar 10 persen dan mengurangi 4 persen lemak di perut.
Pilih olahraga yang berat. Ketika sampai pada masalah pembakaran lemak tubuh, tidak semua olahraga diciptakan sama. Selama 2 minggu berikutnya, daripada memilih olahraga dengan intensitas mudah sampai olahraga dengan intensitas sedang, pilihlah olahraga dengan intensitas tinggi seperti berlari, berenang bolak-balik, bersepeda di jalan raya, mendayung, atau boot camp.
Ingatlah bahwa tidak semua lemak sama. Lemak perut yang disimpan di sekitar organ Anda disebut lemak visceral, dan lemak tersebut meningkatkan kemungkinan Anda menderita diabetes, penyakit jantung, dan kanker. Jika Anda menyimpan lemak pada paha Anda, bokong, dan lengan, para ilmuwan yakin hal itu lebih sehat bagi Anda daripada berperut buncit. [4]
Berkurangnya lemak tubuh keseluruhan dapat membantu meningkatkan kesehatan. Walaupun ada beberapa jenis lemak tubuh yang penting untuk fungsi tubuh yang sehat, lemak berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan serius. Terlalu banyak lemak dalam tubuh dikaitkan dengan banyak kondisi kesehatan, seperti apnea tidur, tekanan darah tinggi, atau penyakit jantung dan pengerasan arteri.[1] Anda dapat mengurangi lemak tubuh keseluruhan dengan aman dan menurunkan risiko masalah kesehatan tertentu melalui perubahan pola makan, gaya hidup, dan olahraga.

Cobalah mengikuti kelas latihan bagian tengah tubuh. Pilates, barre, kelas-kelas pembakaran lemak bagian tengah tubuh, dan beberapa jenis yoga memfokuskan diri pada membangun otot perut dan punggung Anda. Membangun otot-otot ini melalui latihan-latihan khusus, selain latihan angkat beban, akan membantu Anda membakar lebih banyak lemak setiap minggunya.
Hal mudah lainnya yang bisa dilakukan adalah sit-up dan push-up. Namun tentu saja Anda harus melakukannya secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Lakukan 10 kali sit-up dan 10 kali push-up. Naikkan intensitas latihan setiap harinya. Hal ini akan membantu Anda menghilangkan lemak di perut dalam waktu yang singkat. Melakukan sit-up dan push-up di pagi hari, dapat bermanfaat untuk mengontrol nafsu makan karena dapat menyebabkan efek mudah kenyang.
×