Pilih olahraga yang berat. Ketika sampai pada masalah pembakaran lemak tubuh, tidak semua olahraga diciptakan sama. Selama 2 minggu berikutnya, daripada memilih olahraga dengan intensitas mudah sampai olahraga dengan intensitas sedang, pilihlah olahraga dengan intensitas tinggi seperti berlari, berenang bolak-balik, bersepeda di jalan raya, mendayung, atau boot camp.
Madu memang dikenal memiliki banyak khasiat untuk mencegah dan mengobati beberapa penyakit. Madu pun juga bisa dimanfaatkan sebagai cara menghilangkan lemak di perut. Madu mengandung zat yang akan membakar lemak tubuh secara tak langsung yaitu fruktosa. Sedangkan jahe, secara alami mampu menekan nafsu makan, sehingga Anda bisa mengurangi asupan makan dengan mudah karena merasa tidak terlalu lapar.
Lemak perut, atau lemak visceral— disebut juga lemak intra abdomen — adalah tipe lemak yang sangat berbahaya yang berada di bagian dalam, di sekitar organ-organ Anda. Dua minggu pertama hilangnya lemak perut adalah yang paling penting, karena perubahan dalam diet dan olahraga dapat memberikan penurunan berat badan yang cukup besar dalam waktu yang singkat. Pelajari tentang fakta bagaimana tubuh menyimpan dan kehilangan lemak perut. Kemudian sesuaikan gaya hidup Anda demi penurunan lemak yang maksimal.
Hal mudah lainnya yang bisa dilakukan adalah sit-up dan push-up. Namun tentu saja Anda harus melakukannya secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Lakukan 10 kali sit-up dan 10 kali push-up. Naikkan intensitas latihan setiap harinya. Hal ini akan membantu Anda menghilangkan lemak di perut dalam waktu yang singkat. Melakukan sit-up dan push-up di pagi hari, dapat bermanfaat untuk mengontrol nafsu makan karena dapat menyebabkan efek mudah kenyang.
Berolahraga selama 60-70 menit dalam sehari dan cukupi kebutuhan cairan tubuh. Selama berolahraga, lakukan pemanasan perlahan-lahan untuk meningkatkan laju denyut jantung secara bertahap seperti dengan joging pelan dan mempercepatnya perlahan-lahan. Setelah itu, berolahragalah dengan 2-3 latihan berbeda selama 60 menit untuk mempertahankan laju denyut jantung. Akhirnya, lakukan pendinginan selama 5 menit untuk menurunkan laju denyut jantung seperti dengan melambatkan joging menjadi berjalan.
Lakukan latihan jeda dengan intensitas tinggi (High Intensity Interval Training/HIIT). Ini berarti Anda memadukan gerakan berlari cepat (sprint) selama sesi kardio Anda selama 30 detik sampai 1 menit. Berikan diri Anda waktu 2 sampai 4 menit istirahat di antara sprint. Ingatlah untuk menyertakan 5 menit pemanasan dan pendinginan di mana Anda tetap pada latihan dengan intensitas ringan hingga sedang selama latihan.

Berolahraga selama 60-70 menit dalam sehari dan cukupi kebutuhan cairan tubuh. Selama berolahraga, lakukan pemanasan perlahan-lahan untuk meningkatkan laju denyut jantung secara bertahap seperti dengan joging pelan dan mempercepatnya perlahan-lahan. Setelah itu, berolahragalah dengan 2-3 latihan berbeda selama 60 menit untuk mempertahankan laju denyut jantung. Akhirnya, lakukan pendinginan selama 5 menit untuk menurunkan laju denyut jantung seperti dengan melambatkan joging menjadi berjalan.
Hal mudah lainnya yang bisa dilakukan adalah sit-up dan push-up. Namun tentu saja Anda harus melakukannya secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Lakukan 10 kali sit-up dan 10 kali push-up. Naikkan intensitas latihan setiap harinya. Hal ini akan membantu Anda menghilangkan lemak di perut dalam waktu yang singkat. Melakukan sit-up dan push-up di pagi hari, dapat bermanfaat untuk mengontrol nafsu makan karena dapat menyebabkan efek mudah kenyang.
×