Merdeka.com - Memiliki perut ramping tanpa ada lemak yang bergelayut tentu saja merupakan dambaan setiap orang. Namun terkadang ada saja lemak yang tertimbun di peruk. Lemak di perut tentu saja terkadang membuat kita gerah. Kadang bikin nggak pd karena lemak di perut ini. Padahal pengen pakai baju press body, namun apa daya karena lemak di perut jadi bikin nggak pede. Akhirnya mending pakai baju kedodoran supaya lemak di perut tidak nampak.
Mulailah dengan latihan (olahraga) yang sederhana yang Anda sudah familiar seperti latihan untuk mengencangkan otot lengan atas bagian depan (bicep curls), push up, pull ups (latihan mengangkat tubuh dengan menggunakan palang), latihan mengencangkan otot lengan bagian belakang (tricep curls), dan latihan untuk mengencangkan bagian dada (fly dan chest press).

Jangan mengharapkan penurunan berat badan yang sama. Anda akan kehilangan lemak beberapa sentimeter lebih banyak di perut Anda dalam 2 minggu pertama dibandingkan minggu-minggu berikutnya jika Anda tetap setia pada rutinitas penurunan berat badan. Jika kelebihan berat tubuh Anda setidaknya 6,8 kg dari berat badan ideal, Anda akan melihat hasil yang signifikan dalam 2 minggu pertama, dan sesudahnya pengurangan lemak pada bagian perut Anda akan lebih sulit. [3]
Ingatlah bahwa tidak semua lemak sama. Lemak perut yang disimpan di sekitar organ Anda disebut lemak visceral, dan lemak tersebut meningkatkan kemungkinan Anda menderita diabetes, penyakit jantung, dan kanker. Jika Anda menyimpan lemak pada paha Anda, bokong, dan lengan, para ilmuwan yakin hal itu lebih sehat bagi Anda daripada berperut buncit. [4]
Jangan mengandalkan diet pembersihan puasa atau diet cairan. Diet puasa biasanya hanya efektif untuk menghilangkan berat badan ketika dikombinasikan dengan diet sehat, sementara diet cairan tidak memberi Anda nutrisi yang Anda butuhkan untuk kelangsungan penurunan berat badan. Sebagai gantinya, pilihlah untuk mengubah kebiasaan makan Anda dengan produk segar, protein rendah lemak, dan biji-bijian utuh.
×