Ingatlah bahwa tidak semua lemak sama. Lemak perut yang disimpan di sekitar organ Anda disebut lemak visceral, dan lemak tersebut meningkatkan kemungkinan Anda menderita diabetes, penyakit jantung, dan kanker. Jika Anda menyimpan lemak pada paha Anda, bokong, dan lengan, para ilmuwan yakin hal itu lebih sehat bagi Anda daripada berperut buncit. [4]
Merdeka.com - Memiliki perut ramping tanpa ada lemak yang bergelayut tentu saja merupakan dambaan setiap orang. Namun terkadang ada saja lemak yang tertimbun di peruk. Lemak di perut tentu saja terkadang membuat kita gerah. Kadang bikin nggak pd karena lemak di perut ini. Padahal pengen pakai baju press body, namun apa daya karena lemak di perut jadi bikin nggak pede. Akhirnya mending pakai baju kedodoran supaya lemak di perut tidak nampak.

Selain bikin kita nggak pede, ternyata lemak di perut berbahaya lho. Hal ini dikarenakan di perut banyak sekali organ yang penting. Penumpukan lemak di perut bisa menyebabkan kolesterol tinggi, diabetes, jantung, dan masih banyak lainnya. Nah, daripada harus berduel dengan penyakit yang bisa disebabkan oleh penimbunan lemak di perut ini, segera deh, hilangkan lemak di perut. Tidak perlu harus datang ke dokter untuk menjajal sedot lemak. Ada banyak hal-hal mudah yang digunakan sebagai cara menghilangkan lemak di perut. Berikut cara menghilangkan lemak di perut secara alami dan cepat.
Hal mudah lainnya yang bisa dilakukan adalah sit-up dan push-up. Namun tentu saja Anda harus melakukannya secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Lakukan 10 kali sit-up dan 10 kali push-up. Naikkan intensitas latihan setiap harinya. Hal ini akan membantu Anda menghilangkan lemak di perut dalam waktu yang singkat. Melakukan sit-up dan push-up di pagi hari, dapat bermanfaat untuk mengontrol nafsu makan karena dapat menyebabkan efek mudah kenyang.
Berolahraga selama 60-70 menit dalam sehari dan cukupi kebutuhan cairan tubuh. Selama berolahraga, lakukan pemanasan perlahan-lahan untuk meningkatkan laju denyut jantung secara bertahap seperti dengan joging pelan dan mempercepatnya perlahan-lahan. Setelah itu, berolahragalah dengan 2-3 latihan berbeda selama 60 menit untuk mempertahankan laju denyut jantung. Akhirnya, lakukan pendinginan selama 5 menit untuk menurunkan laju denyut jantung seperti dengan melambatkan joging menjadi berjalan.
Jangan mengharapkan penurunan berat badan yang sama. Anda akan kehilangan lemak beberapa sentimeter lebih banyak di perut Anda dalam 2 minggu pertama dibandingkan minggu-minggu berikutnya jika Anda tetap setia pada rutinitas penurunan berat badan. Jika kelebihan berat tubuh Anda setidaknya 6,8 kg dari berat badan ideal, Anda akan melihat hasil yang signifikan dalam 2 minggu pertama, dan sesudahnya pengurangan lemak pada bagian perut Anda akan lebih sulit. [3]
Ingatlah bahwa tidak semua lemak sama. Lemak perut yang disimpan di sekitar organ Anda disebut lemak visceral, dan lemak tersebut meningkatkan kemungkinan Anda menderita diabetes, penyakit jantung, dan kanker. Jika Anda menyimpan lemak pada paha Anda, bokong, dan lengan, para ilmuwan yakin hal itu lebih sehat bagi Anda daripada berperut buncit. [4]
Merdeka.com - Memiliki perut ramping tanpa ada lemak yang bergelayut tentu saja merupakan dambaan setiap orang. Namun terkadang ada saja lemak yang tertimbun di peruk. Lemak di perut tentu saja terkadang membuat kita gerah. Kadang bikin nggak pd karena lemak di perut ini. Padahal pengen pakai baju press body, namun apa daya karena lemak di perut jadi bikin nggak pede. Akhirnya mending pakai baju kedodoran supaya lemak di perut tidak nampak.
×