Pilih olahraga yang berat. Ketika sampai pada masalah pembakaran lemak tubuh, tidak semua olahraga diciptakan sama. Selama 2 minggu berikutnya, daripada memilih olahraga dengan intensitas mudah sampai olahraga dengan intensitas sedang, pilihlah olahraga dengan intensitas tinggi seperti berlari, berenang bolak-balik, bersepeda di jalan raya, mendayung, atau boot camp.
Pola makan bukan satu-satunya cara dalam menentukan berhasil atau tidaknya Anda menurunkan berat badan. Tetapi yang tak kalah penting adalah bergerak atau aktivitas fisik, serta olahraga secara rutin. Sebab, aktivitas yang membakar kalori seperti lari, bersepeda, berenang, atau apa pun yang membuat detak jantung Anda meningkat dapat membakar lemak secara efektif.
Lemak perut, atau lemak visceral— disebut juga lemak intra abdomen — adalah tipe lemak yang sangat berbahaya yang berada di bagian dalam, di sekitar organ-organ Anda. Dua minggu pertama hilangnya lemak perut adalah yang paling penting, karena perubahan dalam diet dan olahraga dapat memberikan penurunan berat badan yang cukup besar dalam waktu yang singkat. Pelajari tentang fakta bagaimana tubuh menyimpan dan kehilangan lemak perut. Kemudian sesuaikan gaya hidup Anda demi penurunan lemak yang maksimal.
Berolahraga selama 60-70 menit dalam sehari dan cukupi kebutuhan cairan tubuh. Selama berolahraga, lakukan pemanasan perlahan-lahan untuk meningkatkan laju denyut jantung secara bertahap seperti dengan joging pelan dan mempercepatnya perlahan-lahan. Setelah itu, berolahragalah dengan 2-3 latihan berbeda selama 60 menit untuk mempertahankan laju denyut jantung. Akhirnya, lakukan pendinginan selama 5 menit untuk menurunkan laju denyut jantung seperti dengan melambatkan joging menjadi berjalan.
Sayur-sayuran dan buah-buahan adalah makanan rendah lemak dengan sedikit kandungan kalori dan tinggi serat. Kandungan serta yang tinggi ini akan membantu mengikat air sehingga pencernaan dapat berlangsung lebih baik agar dapat melarutkan lemak. Sebuah studi mengatakan bahwa mengonsumsi 14 gram serat setiap harinya dapat menurunkan asupan kalori sebesar 10 persen dan mengurangi 4 persen lemak di perut.
Lakukan latihan jeda dengan intensitas tinggi (High Intensity Interval Training/HIIT). Ini berarti Anda memadukan gerakan berlari cepat (sprint) selama sesi kardio Anda selama 30 detik sampai 1 menit. Berikan diri Anda waktu 2 sampai 4 menit istirahat di antara sprint. Ingatlah untuk menyertakan 5 menit pemanasan dan pendinginan di mana Anda tetap pada latihan dengan intensitas ringan hingga sedang selama latihan.
Merdeka.com - Memiliki perut ramping tanpa ada lemak yang bergelayut tentu saja merupakan dambaan setiap orang. Namun terkadang ada saja lemak yang tertimbun di peruk. Lemak di perut tentu saja terkadang membuat kita gerah. Kadang bikin nggak pd karena lemak di perut ini. Padahal pengen pakai baju press body, namun apa daya karena lemak di perut jadi bikin nggak pede. Akhirnya mending pakai baju kedodoran supaya lemak di perut tidak nampak.
×