Pola makan bukan satu-satunya cara dalam menentukan berhasil atau tidaknya Anda menurunkan berat badan. Tetapi yang tak kalah penting adalah bergerak atau aktivitas fisik, serta olahraga secara rutin. Sebab, aktivitas yang membakar kalori seperti lari, bersepeda, berenang, atau apa pun yang membuat detak jantung Anda meningkat dapat membakar lemak secara efektif.
Hal mudah lainnya yang bisa dilakukan adalah sit-up dan push-up. Namun tentu saja Anda harus melakukannya secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Lakukan 10 kali sit-up dan 10 kali push-up. Naikkan intensitas latihan setiap harinya. Hal ini akan membantu Anda menghilangkan lemak di perut dalam waktu yang singkat. Melakukan sit-up dan push-up di pagi hari, dapat bermanfaat untuk mengontrol nafsu makan karena dapat menyebabkan efek mudah kenyang.
Lakukan latihan jeda dengan intensitas tinggi (High Intensity Interval Training/HIIT). Ini berarti Anda memadukan gerakan berlari cepat (sprint) selama sesi kardio Anda selama 30 detik sampai 1 menit. Berikan diri Anda waktu 2 sampai 4 menit istirahat di antara sprint. Ingatlah untuk menyertakan 5 menit pemanasan dan pendinginan di mana Anda tetap pada latihan dengan intensitas ringan hingga sedang selama latihan.
Mulailah dengan latihan (olahraga) yang sederhana yang Anda sudah familiar seperti latihan untuk mengencangkan otot lengan atas bagian depan (bicep curls), push up, pull ups (latihan mengangkat tubuh dengan menggunakan palang), latihan mengencangkan otot lengan bagian belakang (tricep curls), dan latihan untuk mengencangkan bagian dada (fly dan chest press).

Cobalah mengikuti kelas latihan bagian tengah tubuh. Pilates, barre, kelas-kelas pembakaran lemak bagian tengah tubuh, dan beberapa jenis yoga memfokuskan diri pada membangun otot perut dan punggung Anda. Membangun otot-otot ini melalui latihan-latihan khusus, selain latihan angkat beban, akan membantu Anda membakar lebih banyak lemak setiap minggunya.
Mulailah dengan latihan (olahraga) yang sederhana yang Anda sudah familiar seperti latihan untuk mengencangkan otot lengan atas bagian depan (bicep curls), push up, pull ups (latihan mengangkat tubuh dengan menggunakan palang), latihan mengencangkan otot lengan bagian belakang (tricep curls), dan latihan untuk mengencangkan bagian dada (fly dan chest press).

Berolahraga selama 60-70 menit dalam sehari dan cukupi kebutuhan cairan tubuh. Selama berolahraga, lakukan pemanasan perlahan-lahan untuk meningkatkan laju denyut jantung secara bertahap seperti dengan joging pelan dan mempercepatnya perlahan-lahan. Setelah itu, berolahragalah dengan 2-3 latihan berbeda selama 60 menit untuk mempertahankan laju denyut jantung. Akhirnya, lakukan pendinginan selama 5 menit untuk menurunkan laju denyut jantung seperti dengan melambatkan joging menjadi berjalan.

Cobalah mengikuti kelas latihan bagian tengah tubuh. Pilates, barre, kelas-kelas pembakaran lemak bagian tengah tubuh, dan beberapa jenis yoga memfokuskan diri pada membangun otot perut dan punggung Anda. Membangun otot-otot ini melalui latihan-latihan khusus, selain latihan angkat beban, akan membantu Anda membakar lebih banyak lemak setiap minggunya.


Pola makan bukan satu-satunya cara dalam menentukan berhasil atau tidaknya Anda menurunkan berat badan. Tetapi yang tak kalah penting adalah bergerak atau aktivitas fisik, serta olahraga secara rutin. Sebab, aktivitas yang membakar kalori seperti lari, bersepeda, berenang, atau apa pun yang membuat detak jantung Anda meningkat dapat membakar lemak secara efektif.
Ingatlah bahwa tidak semua lemak sama. Lemak perut yang disimpan di sekitar organ Anda disebut lemak visceral, dan lemak tersebut meningkatkan kemungkinan Anda menderita diabetes, penyakit jantung, dan kanker. Jika Anda menyimpan lemak pada paha Anda, bokong, dan lengan, para ilmuwan yakin hal itu lebih sehat bagi Anda daripada berperut buncit. [4]
Lakukan latihan jeda dengan intensitas tinggi (High Intensity Interval Training/HIIT). Ini berarti Anda memadukan gerakan berlari cepat (sprint) selama sesi kardio Anda selama 30 detik sampai 1 menit. Berikan diri Anda waktu 2 sampai 4 menit istirahat di antara sprint. Ingatlah untuk menyertakan 5 menit pemanasan dan pendinginan di mana Anda tetap pada latihan dengan intensitas ringan hingga sedang selama latihan.

Madu memang dikenal memiliki banyak khasiat untuk mencegah dan mengobati beberapa penyakit. Madu pun juga bisa dimanfaatkan sebagai cara menghilangkan lemak di perut. Madu mengandung zat yang akan membakar lemak tubuh secara tak langsung yaitu fruktosa. Sedangkan jahe, secara alami mampu menekan nafsu makan, sehingga Anda bisa mengurangi asupan makan dengan mudah karena merasa tidak terlalu lapar.
×