Lemak perut, atau lemak visceral— disebut juga lemak intra abdomen — adalah tipe lemak yang sangat berbahaya yang berada di bagian dalam, di sekitar organ-organ Anda. Dua minggu pertama hilangnya lemak perut adalah yang paling penting, karena perubahan dalam diet dan olahraga dapat memberikan penurunan berat badan yang cukup besar dalam waktu yang singkat. Pelajari tentang fakta bagaimana tubuh menyimpan dan kehilangan lemak perut. Kemudian sesuaikan gaya hidup Anda demi penurunan lemak yang maksimal.

Lakukan latihan jeda dengan intensitas tinggi (High Intensity Interval Training/HIIT). Ini berarti Anda memadukan gerakan berlari cepat (sprint) selama sesi kardio Anda selama 30 detik sampai 1 menit. Berikan diri Anda waktu 2 sampai 4 menit istirahat di antara sprint. Ingatlah untuk menyertakan 5 menit pemanasan dan pendinginan di mana Anda tetap pada latihan dengan intensitas ringan hingga sedang selama latihan.
Claire Martin, pakar diet dari Oakland, California menyebutkan kepada Caloriebee bahwa tidak mungkin Anda turun berat badan tanpa olahraga dan diet seimbang. Namun, cuka apel ini menurutnya bisa menjadi suplemen efektif untuk pencernaan dan metabolisme Anda. Larutkan dua sendok teh apple cider vinegar dengan 235 ml air putih, dan minum sebelum sarapan serta setelah makan malam. Hindari mengonsumsinya untuk jangka panjang dan jangan lupa konsultasikan kepada dokter juga, ya!
Sayur-sayuran dan buah-buahan adalah makanan rendah lemak dengan sedikit kandungan kalori dan tinggi serat. Kandungan serta yang tinggi ini akan membantu mengikat air sehingga pencernaan dapat berlangsung lebih baik agar dapat melarutkan lemak. Sebuah studi mengatakan bahwa mengonsumsi 14 gram serat setiap harinya dapat menurunkan asupan kalori sebesar 10 persen dan mengurangi 4 persen lemak di perut.
Berolahraga selama 60-70 menit dalam sehari dan cukupi kebutuhan cairan tubuh. Selama berolahraga, lakukan pemanasan perlahan-lahan untuk meningkatkan laju denyut jantung secara bertahap seperti dengan joging pelan dan mempercepatnya perlahan-lahan. Setelah itu, berolahragalah dengan 2-3 latihan berbeda selama 60 menit untuk mempertahankan laju denyut jantung. Akhirnya, lakukan pendinginan selama 5 menit untuk menurunkan laju denyut jantung seperti dengan melambatkan joging menjadi berjalan.
Jangan mengandalkan diet pembersihan puasa atau diet cairan. Diet puasa biasanya hanya efektif untuk menghilangkan berat badan ketika dikombinasikan dengan diet sehat, sementara diet cairan tidak memberi Anda nutrisi yang Anda butuhkan untuk kelangsungan penurunan berat badan. Sebagai gantinya, pilihlah untuk mengubah kebiasaan makan Anda dengan produk segar, protein rendah lemak, dan biji-bijian utuh.
×