Ingatlah bahwa tidak semua lemak sama. Lemak perut yang disimpan di sekitar organ Anda disebut lemak visceral, dan lemak tersebut meningkatkan kemungkinan Anda menderita diabetes, penyakit jantung, dan kanker. Jika Anda menyimpan lemak pada paha Anda, bokong, dan lengan, para ilmuwan yakin hal itu lebih sehat bagi Anda daripada berperut buncit. [4]
Pola makan bukan satu-satunya cara dalam menentukan berhasil atau tidaknya Anda menurunkan berat badan. Tetapi yang tak kalah penting adalah bergerak atau aktivitas fisik, serta olahraga secara rutin. Sebab, aktivitas yang membakar kalori seperti lari, bersepeda, berenang, atau apa pun yang membuat detak jantung Anda meningkat dapat membakar lemak secara efektif.

Pilih olahraga yang berat. Ketika sampai pada masalah pembakaran lemak tubuh, tidak semua olahraga diciptakan sama. Selama 2 minggu berikutnya, daripada memilih olahraga dengan intensitas mudah sampai olahraga dengan intensitas sedang, pilihlah olahraga dengan intensitas tinggi seperti berlari, berenang bolak-balik, bersepeda di jalan raya, mendayung, atau boot camp.
Jangan mengandalkan diet pembersihan puasa atau diet cairan. Diet puasa biasanya hanya efektif untuk menghilangkan berat badan ketika dikombinasikan dengan diet sehat, sementara diet cairan tidak memberi Anda nutrisi yang Anda butuhkan untuk kelangsungan penurunan berat badan. Sebagai gantinya, pilihlah untuk mengubah kebiasaan makan Anda dengan produk segar, protein rendah lemak, dan biji-bijian utuh.
Jangan mengharapkan penurunan berat badan yang sama. Anda akan kehilangan lemak beberapa sentimeter lebih banyak di perut Anda dalam 2 minggu pertama dibandingkan minggu-minggu berikutnya jika Anda tetap setia pada rutinitas penurunan berat badan. Jika kelebihan berat tubuh Anda setidaknya 6,8 kg dari berat badan ideal, Anda akan melihat hasil yang signifikan dalam 2 minggu pertama, dan sesudahnya pengurangan lemak pada bagian perut Anda akan lebih sulit. [3]
Jangan mengharapkan penurunan berat badan yang sama. Anda akan kehilangan lemak beberapa sentimeter lebih banyak di perut Anda dalam 2 minggu pertama dibandingkan minggu-minggu berikutnya jika Anda tetap setia pada rutinitas penurunan berat badan. Jika kelebihan berat tubuh Anda setidaknya 6,8 kg dari berat badan ideal, Anda akan melihat hasil yang signifikan dalam 2 minggu pertama, dan sesudahnya pengurangan lemak pada bagian perut Anda akan lebih sulit. [3]
Ingatlah bahwa tidak semua lemak sama. Lemak perut yang disimpan di sekitar organ Anda disebut lemak visceral, dan lemak tersebut meningkatkan kemungkinan Anda menderita diabetes, penyakit jantung, dan kanker. Jika Anda menyimpan lemak pada paha Anda, bokong, dan lengan, para ilmuwan yakin hal itu lebih sehat bagi Anda daripada berperut buncit. [4]
Mulailah dengan latihan (olahraga) yang sederhana yang Anda sudah familiar seperti latihan untuk mengencangkan otot lengan atas bagian depan (bicep curls), push up, pull ups (latihan mengangkat tubuh dengan menggunakan palang), latihan mengencangkan otot lengan bagian belakang (tricep curls), dan latihan untuk mengencangkan bagian dada (fly dan chest press).
Lemak perut, atau lemak visceral— disebut juga lemak intra abdomen — adalah tipe lemak yang sangat berbahaya yang berada di bagian dalam, di sekitar organ-organ Anda. Dua minggu pertama hilangnya lemak perut adalah yang paling penting, karena perubahan dalam diet dan olahraga dapat memberikan penurunan berat badan yang cukup besar dalam waktu yang singkat. Pelajari tentang fakta bagaimana tubuh menyimpan dan kehilangan lemak perut. Kemudian sesuaikan gaya hidup Anda demi penurunan lemak yang maksimal.

Berkurangnya lemak tubuh keseluruhan dapat membantu meningkatkan kesehatan. Walaupun ada beberapa jenis lemak tubuh yang penting untuk fungsi tubuh yang sehat, lemak berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan serius. Terlalu banyak lemak dalam tubuh dikaitkan dengan banyak kondisi kesehatan, seperti apnea tidur, tekanan darah tinggi, atau penyakit jantung dan pengerasan arteri.[1] Anda dapat mengurangi lemak tubuh keseluruhan dengan aman dan menurunkan risiko masalah kesehatan tertentu melalui perubahan pola makan, gaya hidup, dan olahraga.
×