Hal mudah lainnya yang bisa dilakukan adalah sit-up dan push-up. Namun tentu saja Anda harus melakukannya secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Lakukan 10 kali sit-up dan 10 kali push-up. Naikkan intensitas latihan setiap harinya. Hal ini akan membantu Anda menghilangkan lemak di perut dalam waktu yang singkat. Melakukan sit-up dan push-up di pagi hari, dapat bermanfaat untuk mengontrol nafsu makan karena dapat menyebabkan efek mudah kenyang.


Teh hijau terkenal akan banyak khasiatnya. Sejak dulu teh hijau dipercaya menjadi salah satu cara untuk menghilangkan lemak di perut yang efektif. Untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal, minumlah teh hijau dengan teratur sebelum Anda makan. Dan pastikan pula Anda meminumnya tanpa gula. Dengan meminumnya sebelum makan, otomatis akan membuat perut Anda terasa lebih kenyang saat makan, dan tentu saja mengurangi porsi makan Anda.
Pola makan bukan satu-satunya cara dalam menentukan berhasil atau tidaknya Anda menurunkan berat badan. Tetapi yang tak kalah penting adalah bergerak atau aktivitas fisik, serta olahraga secara rutin. Sebab, aktivitas yang membakar kalori seperti lari, bersepeda, berenang, atau apa pun yang membuat detak jantung Anda meningkat dapat membakar lemak secara efektif.

Pola makan bukan satu-satunya cara dalam menentukan berhasil atau tidaknya Anda menurunkan berat badan. Tetapi yang tak kalah penting adalah bergerak atau aktivitas fisik, serta olahraga secara rutin. Sebab, aktivitas yang membakar kalori seperti lari, bersepeda, berenang, atau apa pun yang membuat detak jantung Anda meningkat dapat membakar lemak secara efektif.
Ingatlah bahwa tidak semua lemak sama. Lemak perut yang disimpan di sekitar organ Anda disebut lemak visceral, dan lemak tersebut meningkatkan kemungkinan Anda menderita diabetes, penyakit jantung, dan kanker. Jika Anda menyimpan lemak pada paha Anda, bokong, dan lengan, para ilmuwan yakin hal itu lebih sehat bagi Anda daripada berperut buncit. [4]
Berolahraga selama 60-70 menit dalam sehari dan cukupi kebutuhan cairan tubuh. Selama berolahraga, lakukan pemanasan perlahan-lahan untuk meningkatkan laju denyut jantung secara bertahap seperti dengan joging pelan dan mempercepatnya perlahan-lahan. Setelah itu, berolahragalah dengan 2-3 latihan berbeda selama 60 menit untuk mempertahankan laju denyut jantung. Akhirnya, lakukan pendinginan selama 5 menit untuk menurunkan laju denyut jantung seperti dengan melambatkan joging menjadi berjalan.
Mulailah dengan latihan (olahraga) yang sederhana yang Anda sudah familiar seperti latihan untuk mengencangkan otot lengan atas bagian depan (bicep curls), push up, pull ups (latihan mengangkat tubuh dengan menggunakan palang), latihan mengencangkan otot lengan bagian belakang (tricep curls), dan latihan untuk mengencangkan bagian dada (fly dan chest press).
×